<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="7087">
 <titleInfo>
  <title>Analisis Kampanye #MadeRight Dalam Menciptakan Kesadaran Sustainable Fashion Melalui Pendekatan SMCRE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adelynn Christy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sustainable fashion menjadi sebuah gerakan dari industri mode, guna menjadi salah satu sektor industri yang ikut berkontribusi dalam SDG. Dalam perkembangan industri mode agar menjadi lebih berkelanjutan, ada peran komunikasi yang dibutuhkan sehingga publik menyadari isu limbah tekstil yang semakin hari dapat merusak sosial lingkungan. Akan tetapi, menciptakan kesadaran terkait sustainable fashion juga memiliki tantangan tersendiri dikarenakan selalu ada publik yang pro dan kontra sebagai efek dari komunikasi, khususnya mengenai sustainable fashion. Maka untuk memperoleh informasi dari sudut pandang yang berbeda-beda, peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dalam penelitiannya, dengan wawancara semi terstruktur sebagai teknik pengumpulan data dan menggunakan teori SMCRE. Setelah melakukan wawancara dengan 4 narasumber untuk menganalisis pendapat yang beragam terkait sustainable fashion, peneliti berhasil mendapatkan hasil bahwa tidak hanya kesadaran sustainable fashion dapat tercipta melalui kampanye komunikasi yang efektif, namun aksi dan perubahan perilaku dari setiap individu akan sangat bermakna bagi perkembangan sustainable fashion. Upaya yang dilakukan Sukkha Citta dari sisi proses komunikasinya guna menciptakan kesadaran publik juga mendorong timbulnya harapan dan inisiatif baru untuk melestarikan bumi dengan penyampaian pesan yang lebih kreatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2022</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Adelynn Christy</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Janette Maria Pinariya, MM.</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PR.002.22</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101196SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PR.002.22</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>cover_thesis.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>7087</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-07 09:58:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-08 12:57:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>